

29-er
Sobat mtb-er.
Mungkin sudah sering dengar tentang MTB 29-er, itu yg roda nya ukuran 29". Ukuran roda ini mirip ukuran sepeda ontel atau sepeda balap (700c) yg lebih besar dari sepeda mtb normal (26").
Hari Minggu kemarin saya sempat jajal MTB 29-er ini sejauh 28 km di track Bukit Dinding KL. Mitos nya adalah: Mtb 29-er tidak akan cocok buat goweser yg kurang tinggi (alias pendek) seperti saya yang cuma 160cm. 29-er hanya proporsional buat yg jangkung-gede (>175cm), dan akan berat dipake nanjak karena ukuran perbandingan gear nya dengan roda besar akan semakin berat.
Mitos tinggal mitos, apa yg terjadi ternyata begitu mancal 4-5 gowesan, saya langsung merasa comfortable dan sama sekali tidak merasa bahwa sepeda itu kebesaran, atau ketinggian. kebetulan sepeda yg dipake adalah Giant XTC Composite 29-er (hardtail), ukuran S (16") yg panjang top-tubenya 22,6" lebih panjang sedikit dari ukuran top tube sepeda mtb biasa. untuk mengkompensasi top tube yg sedikit panjang, saya tukar stem 90mm dengan punya saya yang 80mm.
Yang luar biasa adalah rolling resistance-nya yg bikin track yang tidak rata seperti jadi lebih halus, dan turunan dengan drop-off kecil dilewati dengan lebih yakin karena roda besar tidak seperti menukik tajam. Tikungan (yg cukup lebar) bisa diambil lebih laju dan -aneh bin ajaib- tidak takut sliding atau ngesot. Traksi nya mantep, termasuk saat nanjak yg biasanya pake hardtail; "..wah ini pasti ngesot atau skidding nih.." .., eh ternyata nggak. Ban nya terus nempel di tanah tanpa free-spin.
Kelemahannya: waktu nanjak memang terasa berat (meskipun sepedanya nggak berat), dalam arti tanjakan yang biasa pake gigi 1 - 3 misalnya, harus turun satu gigi ke yg lebih ringan 1 - 2. Artinnya kalau ada tanjakan yg biasa kita pake gigi tembok (1-1) yg paling ringan, ada kemungkinan nggak akan ketanjak. Ini karena efek roda besar yang perlu momen yg lebih besar juga.
Lalu kalau single-track nya banyak switch back, agak susah belok2 di jalur sempit karena ban besar, Seperti membandingkan nyetir sedan sama minibus. Kekurangan lain adalah soal estetika (kalau ini memang bisa disebut sebagai kekurangan), kalau dilihat: orang pendek pakai sepeda roda gede seperti monyet sirkus pake sepeda katanya .. hehehe... Tapi di atas sadle 29-er, nggak ada tuh rasa sepeda itu besar.
(Lihat fotonya: cukup oke kan..., cuma ban kelihatan besar bener dibanding sepeda mtb normal)
Secara keseluruhan kesimpulannya adalah memuaskan. Ternyata mitos sepeda ban besar buat orang pendek tidak sepenuhnya benar. Handling dan performance nya ternyata memberikan kelebihan dan pengalaman baru.
Tapi sekali lagi ini hanya opini dari sekali riding, dan bukan untuk 29-er full suspension yang akan berbeda karena dengan adanya travel wheelbase akan lebih panjang yang membuat pengendalian lebih lambat/berat.
Salam Gowes.
